Tampilkan postingan dengan label luna maya. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label luna maya. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 12 Juni 2010

Video 'Ariel' Diunggah di Bandung dan Kendari

Arry Anggadha, Eko Huda S
Polisi sudah memeriksa Ariel Peterpan dan Luna Maya di Mabes Polri, Jumat 11 Juni.

VIVAnews - Data penyebar video porno mirip artis Ariel Peterpan, Luna Maya, dan Cut Tari sudah dipegang pihak kepolisian. Diduga kuat, video itu pertama kali diunggah dari luar Jakarta.

"Kami menduga kuat video itu pertama kali diunggah di Jawa Barat dan Sulawesi Tenggara, Bandung dan Kendari," kata Kepala Badan Reserse dan Kriminal, Inspektur Jenderal Ito Sumardi, saat dihubungi, Sabtu 12 Juni 2010.

Menurut Ito, ada kemungkinan juga, video porno itu diunggah dari kota-kota lainnya. Sampai saat ini, lanjut Ito, polisi terus mengejar pelaku penyebar video itu. "Saat ini kita juga masih melakukan penyelidikan," jelas Ito.

Kasus video mirip artis ini merebak dalam dua pekan terakhir. Setelah video mirip Ariel dan Luna merebak, dunia hiburan kembali digemparkan dengan munculnya video porno mirip Ariel dan Cut Tari.

Atas kasus ini, polisi sudah memeriksa Ariel dan Luna Maya di Mabes Polri, Jumat 11 Juni.
Read More Arry Anggadha, Eko Huda S
Polisi sudah memeriksa Ariel Peterpan dan Luna Maya di Mabes Polri, Jumat 11 Juni.

VIVAnews - Data penyebar video porno mirip artis Ariel Peterpan, Luna Maya, dan Cut Tari sudah dipegang pihak kepolisian. Diduga kuat, video itu pertama kali diunggah dari luar Jakarta.

"Kami menduga kuat video itu pertama kali diunggah di Jawa Barat dan Sulawesi Tenggara, Bandung dan Kendari," kata Kepala Badan Reserse dan Kriminal, Inspektur Jenderal Ito Sumardi, saat dihubungi, Sabtu 12 Juni 2010.

Menurut Ito, ada kemungkinan juga, video porno itu diunggah dari kota-kota lainnya. Sampai saat ini, lanjut Ito, polisi terus mengejar pelaku penyebar video itu. "Saat ini kita juga masih melakukan penyelidikan," jelas Ito.

Kasus video mirip artis ini merebak dalam dua pekan terakhir. Setelah video mirip Ariel dan Luna merebak, dunia hiburan kembali digemparkan dengan munculnya video porno mirip Ariel dan Cut Tari.

Atas kasus ini, polisi sudah memeriksa Ariel dan Luna Maya di Mabes Polri, Jumat 11 Juni.

Jumat, 11 Juni 2010

Ariel-Luna Maya Dicecar Kenapa Video Bisa Beredar

Elang Riki Yanuar - Okezone
JAKARTA- Pasangan selebriti Luna Maya dan Ariel diperiksa di Bareskrim Mabes Polri, keduanya dicecar pertanyaan kenapa video tersebut bisa beredar di masyarakat.

Hal tersebut diungkapkan Kepala Bareskrim Mabes Polri Komjen Polisi Ito Sumardi kepada wartawan di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta, Jumat (11/6/2010).

“Jadi sebagaimana saya sudah bilang. Semuanya itu kan ingin kita lihat dari awal mengenai kenapa (video) ini bisa keluar. Bagaimana prosesnya dan apakah semua ini benar dilakukan,” terangnya.

Dia mengungkapkan, sampai saat ini pemeriksaan terhadap Luna Maya dan Ariel masih berlangsung. Rencananya setelah pemeriksaan, kuasa hukum keduanya OC Kaligis akan menyampaikan pernyataan.

Dalam kesempatan itu, Ito membantah bahwa pemeriksaan yang dilakukan secara tertutup. “Oh enggak lah. Kita juga musti kasih privasilah,” pungkasnya.

Sebelumnya, Mabes Polri sempat mengecoh wartawan. Wakadiv Humas Mabes Polri Brigjen Polisi Zaenuri Lubis mengatakan bahwa pemeriksaan Ariel, Luna Maya, can Cut Tari akan menjalani pemeriksaan Selasa pekan mendatang. Ternyata, ketiganya malah muncul di Mabes Polri secara diam-diam dan langsung menjalani pemeriksaan. (uky)
Read More
Elang Riki Yanuar - Okezone
JAKARTA- Pasangan selebriti Luna Maya dan Ariel diperiksa di Bareskrim Mabes Polri, keduanya dicecar pertanyaan kenapa video tersebut bisa beredar di masyarakat.

Hal tersebut diungkapkan Kepala Bareskrim Mabes Polri Komjen Polisi Ito Sumardi kepada wartawan di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta, Jumat (11/6/2010).

“Jadi sebagaimana saya sudah bilang. Semuanya itu kan ingin kita lihat dari awal mengenai kenapa (video) ini bisa keluar. Bagaimana prosesnya dan apakah semua ini benar dilakukan,” terangnya.

Dia mengungkapkan, sampai saat ini pemeriksaan terhadap Luna Maya dan Ariel masih berlangsung. Rencananya setelah pemeriksaan, kuasa hukum keduanya OC Kaligis akan menyampaikan pernyataan.

Dalam kesempatan itu, Ito membantah bahwa pemeriksaan yang dilakukan secara tertutup. “Oh enggak lah. Kita juga musti kasih privasilah,” pungkasnya.

Sebelumnya, Mabes Polri sempat mengecoh wartawan. Wakadiv Humas Mabes Polri Brigjen Polisi Zaenuri Lubis mengatakan bahwa pemeriksaan Ariel, Luna Maya, can Cut Tari akan menjalani pemeriksaan Selasa pekan mendatang. Ternyata, ketiganya malah muncul di Mabes Polri secara diam-diam dan langsung menjalani pemeriksaan. (uky)

Ariel Gandeng Luna Maya ke Mabes Polri

Keduanya sengaja tidak melalui pintu utama Bareskrim, tapi melalui pintu lain.
Kalsum, Eko Huda S
VIVAnews - Tidak hanya Ariel Peterpan, sang kekasih, Luna Maya, juga terlihat di Mabes Polri. Presenter Dahsyat itu terlihat digandeng Ariel masuk ke Gedung Bareskrim.

Keduanya sengaja tidak melalui pintu utama Bareskrim, tapi melalui pintu Pusat Laboratorium Forensik. Luna terlihat mengenakan baju terusan putih lengan pendek dengan corak bunga warna merah muda.

Polisi tampak menjaga ketat keduanya. Ariel dan Luna didampingi pengacara OC Kaligis. Mereka masuk sekitar pukul 15.20 WIB, Jumat 11 Juni 2010.

Dua pasangan yang menjadi sorotan publik karena video mesumnya itu terlihat buru-buru memasuki Gedung Pusat Laboratorium Forensik.

Sebelumnya, Ariel dan Luna yang datang dengan Toyota Alphard hitam B 1 ZSI sempat mengecoh wartawan. Semula mobil tersebut sempat berhenti di pintu belakang Bareskrim. Namun tidak menurunkan keduanya. Begitu melihat kumpulan wartawan, Ariel yang mengenakan kaos warna hitam tidak jadi turun dari mobil. Mobil kemudian berjalan memutar dan menurunkan pasangan tersebut di Gedung Pusat Laboratorium Forensik.
Read More Keduanya sengaja tidak melalui pintu utama Bareskrim, tapi melalui pintu lain.
Kalsum, Eko Huda S
VIVAnews - Tidak hanya Ariel Peterpan, sang kekasih, Luna Maya, juga terlihat di Mabes Polri. Presenter Dahsyat itu terlihat digandeng Ariel masuk ke Gedung Bareskrim.

Keduanya sengaja tidak melalui pintu utama Bareskrim, tapi melalui pintu Pusat Laboratorium Forensik. Luna terlihat mengenakan baju terusan putih lengan pendek dengan corak bunga warna merah muda.

Polisi tampak menjaga ketat keduanya. Ariel dan Luna didampingi pengacara OC Kaligis. Mereka masuk sekitar pukul 15.20 WIB, Jumat 11 Juni 2010.

Dua pasangan yang menjadi sorotan publik karena video mesumnya itu terlihat buru-buru memasuki Gedung Pusat Laboratorium Forensik.

Sebelumnya, Ariel dan Luna yang datang dengan Toyota Alphard hitam B 1 ZSI sempat mengecoh wartawan. Semula mobil tersebut sempat berhenti di pintu belakang Bareskrim. Namun tidak menurunkan keduanya. Begitu melihat kumpulan wartawan, Ariel yang mengenakan kaos warna hitam tidak jadi turun dari mobil. Mobil kemudian berjalan memutar dan menurunkan pasangan tersebut di Gedung Pusat Laboratorium Forensik.

Depkominfo Sudah Berhasil Melacak Pelaku Upload Pertama Video Ariel Luna dan Cut Tari

oleh:Blogger ada apa ariel luna cut tari
.....blog pertama yang melansir info ini

Humas Depkominfo Gatot S Dewabroto menyatakan bahwa Depkominfo bersama dengan Polri telah berhasil melacak pelaku yang diduga mengupload pertama kali video Ariel,Luna,dan Cut Tari.Video Ariel Luna diupload sekitar sepuluh hari yang lalu,sedangkan video Ariel Cut Tari diupload enam hari yang lalu.Tidak sepeti yang dilansir selama ini bahwa pelaku adalah satu orang dan dilakukan di luar negeri,ternyata upload kedua versi video tersebut dilakukan olah dua orang yang berbeda di Indonesia.Sejauh ini, pelaku baru mengupload dua versi video Ariel yang sudah tersebar luas ke publik,jadi buat sementara para selebriti yang digosipkan juga terlibat video sejenis dengan Ariel bisa menarik nafas lega dan publik tak perlu terkecoh dengan isyu terkait video seri berikutnya yang katanya juga sudah beredar di dunia maya.
Read More oleh:Blogger ada apa ariel luna cut tari
.....blog pertama yang melansir info ini

Humas Depkominfo Gatot S Dewabroto menyatakan bahwa Depkominfo bersama dengan Polri telah berhasil melacak pelaku yang diduga mengupload pertama kali video Ariel,Luna,dan Cut Tari.Video Ariel Luna diupload sekitar sepuluh hari yang lalu,sedangkan video Ariel Cut Tari diupload enam hari yang lalu.Tidak sepeti yang dilansir selama ini bahwa pelaku adalah satu orang dan dilakukan di luar negeri,ternyata upload kedua versi video tersebut dilakukan olah dua orang yang berbeda di Indonesia.Sejauh ini, pelaku baru mengupload dua versi video Ariel yang sudah tersebar luas ke publik,jadi buat sementara para selebriti yang digosipkan juga terlibat video sejenis dengan Ariel bisa menarik nafas lega dan publik tak perlu terkecoh dengan isyu terkait video seri berikutnya yang katanya juga sudah beredar di dunia maya.

Kamis, 10 Juni 2010

Tiga Tanda Mirip Ariel-Cut Tari di Video

TEMPO Interaktif, Jakarta - Setelah beredar video rekaman yang dibintangi aktor mirip Nazriel Ilham atau Ariel Peterpan dan Cut Tari, di internet juga beredar hasil analisa rekaman video. Cut Tari tegas-tegas membantah dia terlibat di video itu. Bantahan tersebut dia sampaikan dalam keterangan pers di rumahnya di Pondok Kelapa, Jakarta Timur, Rabu 9 Juni 2010

"Saya hanya ingin bicara satu kali saja dan tidak diulang. Saya tidak percaya," katanya. Wawancara lengkap klik di sini.

Pengamat telematika, Abimanyu Wahjoehidajat menampik bantahan tersebut. Dalam keterangan persnya, Abimanyu mengatakan "Perempuan di rekaman video mesum 99 persen mirip dengan Cut Tari,"

Sejumlah netter juga mencoba melakukan analisa walau dengan cara amatir. Bila kata kunci "analisa video Ariel-Cut Tari dimasukkan ke Google, maka ada sekitar 54 ribu laman yang ditemukan. Di beberapa forum diskusi seperti Kaskus dan juga forum diskusi lainnya, banyak orang melakukan analisa kemiripan dengan membandingkan rekaman video itu dengan foto-foto Ariel atau Cut Tari.

Mereka membandingkan beberapa hal:

1. Jam Tangan Ariel Peterpan
Dalam video rekaman itu terlihat jam yang mirip dengan jam tangan milik Ariel. Warnanya, bentukanya sama persis.

2. Tahi lalat Cut Tari
Meski samar-sama terlihat perempuan di video memiliki tahi lalat di tangan dekat siku. Tahi lalat yang sama juga ada pada tubuh Cut Tari di lokasi yang sama.

3. Cincin Cut Tari

Cut Tari ke mana-mana biasa memakai banyak cincin. Di satu tangan ada dua cincin. Di rekaman video tersebut terlihat cincin yang mirip.
Read More TEMPO Interaktif, Jakarta - Setelah beredar video rekaman yang dibintangi aktor mirip Nazriel Ilham atau Ariel Peterpan dan Cut Tari, di internet juga beredar hasil analisa rekaman video. Cut Tari tegas-tegas membantah dia terlibat di video itu. Bantahan tersebut dia sampaikan dalam keterangan pers di rumahnya di Pondok Kelapa, Jakarta Timur, Rabu 9 Juni 2010

"Saya hanya ingin bicara satu kali saja dan tidak diulang. Saya tidak percaya," katanya. Wawancara lengkap klik di sini.

Pengamat telematika, Abimanyu Wahjoehidajat menampik bantahan tersebut. Dalam keterangan persnya, Abimanyu mengatakan "Perempuan di rekaman video mesum 99 persen mirip dengan Cut Tari,"

Sejumlah netter juga mencoba melakukan analisa walau dengan cara amatir. Bila kata kunci "analisa video Ariel-Cut Tari dimasukkan ke Google, maka ada sekitar 54 ribu laman yang ditemukan. Di beberapa forum diskusi seperti Kaskus dan juga forum diskusi lainnya, banyak orang melakukan analisa kemiripan dengan membandingkan rekaman video itu dengan foto-foto Ariel atau Cut Tari.

Mereka membandingkan beberapa hal:

1. Jam Tangan Ariel Peterpan
Dalam video rekaman itu terlihat jam yang mirip dengan jam tangan milik Ariel. Warnanya, bentukanya sama persis.

2. Tahi lalat Cut Tari
Meski samar-sama terlihat perempuan di video memiliki tahi lalat di tangan dekat siku. Tahi lalat yang sama juga ada pada tubuh Cut Tari di lokasi yang sama.

3. Cincin Cut Tari

Cut Tari ke mana-mana biasa memakai banyak cincin. Di satu tangan ada dua cincin. Di rekaman video tersebut terlihat cincin yang mirip.

Wawancara Lengkap Cut Tari: Saya Tak Percaya

TEMPO Interaktif, Jakarta - Peredaran video mesum yang diduga diperankan oleh vokalis grup band Peterpan, Ariel, Luna Maya, dan Cut Tari, semakin meluas. Kamis malam Cut Tari menggelar jumpa pers di rumahnya, Jalan Pondok Kelapa XII/9, Jakarta Timur. Dia membantah perempuan yang ada dalam video itu adalah dirinya.

Berikut ini adalah petikan wawancara Cut Tari yang ditemani suaminya Johannes Yusuf Brata.

Wartawan (W): Apa tanggapan anda tentang video mesum yang diduga dilakukan oleh Anda dan Ariel?
Cut Tari (CT): Saya hanya ingin bicara satu kali saja dan tidak diulang. Buat saya, suami saya, tidak percaya kalau itu saya. Ibu saya yang melahirkan saya juga tidak percaya. Keluarga saya pun tidak percaya kalau itu saya. Jadi buat saya itu sudah cukup.

W: Anda kecewa dengan berita yang belakangan memojokan Anda?
CT: Ya. Kalian pasti tahu apa yang saya alami, tetapi saya kembalikan kepada semuanya. Dan soal perasaan sih semua pasti punya perasaan. Tidak mungkin tidak punya.
W: Pakar telematika mengatakan bahwa perempuan dalam video itu adalah Anda. Apa komentar Anda?
CT: Tadi kan saya sudah bilang. Kalau suami saya tidak percaya, kalau itu saya.
Ibu saya yang melahirkan saya juga tidak percaya. Keluarga saya pun
juga tidak percaya kalau itu saya. Jadi buat saya itu sudah cukup.

W: Jadi apa tanggapan Anda dengan hasil analisa pakar telematika?
CT: Kalau saya, semua orang berhak punya pendapat. Dan saya tidak bisa
melarang karena itu hak mereka. Itu kan pemikiran orang.
W: Anda kenal dengan Ariel?
CT: Tidak mungkin saya tidak kenal dia. Saya selalu berkecimpung di
dunia entertainment. Saya sudah lama dan tidak mungkin saya tidak
kenal. Saya juga kenal dengan Adjie Massaid, saya juga kenal dengan
Adjie Pangestu, Uki, Reza, Lukman saya kenal.

W: Kapan pertama kali Anda mendengar soal video mesum ini?
CT: Pas kapan, yach? Pas lagi heboh saja, kapan.

W: Apakah Anda akan membuat laporan pencemaran nama baik?
Yusuf Brata (YB): Lihat saja nanti perkembangannya karena kan sudah ditangani sama pihak yang berwenang. Jadi buat apa kita harus mendahului mereka untuk mengambil sikap. Jadi kita tunggu saja kebenaran itu.

W: Terlepas benar atau tidak, bagaimana Anda melindungi istri?
YB: Buat saya yang penting, balik lagi kalau kita mau berusaha kita
serahkan sama Yang Maha Kuasa. Kita berdoa dan ada Yang Maha Kuasa,
yang menentukan segala-galanya. Dan itu benteng saya.

W: Apakah Anda sudah mendapat pangilan pemeriksaan dari polisi?
CT: Belum. Saya baru tiba dari luar kota dan langsung ke rumah sakit
karena anak saya sedang sakit. Jadi saya benar-benar jetleg.

W: Siap jika dipanggil?
YB: Kalau dipanggil masa kita tidak datang. Kita kan sebagai warga
Indonesia, jadi harus mengikuti peraturan yang ada.

W: Apa persiapan Anda jika nanti dipanggil?
CT: Saya tidak ada persiapan apa-apa. Terus terang, saya punya anak perempuan. Saya khawatir kalau jika masalah ini terus menerus selalu ada dan bergulir. Saya juga punya keponakan yang dibawah umur. Sangat banyak. Apalagi hal seperti ini membuat rasa keingin tahu mereka sangat kuat. Itu yang saya takuti. Khawatir ponakan saya jadi terpengaruh. Kami mencoba untuk lebih tabah lagi.

W: Apa perasaan Anda sekarang?
CT: Ini adalah resiko bekerja di dunia entertainment. Dan ini termasuk resiko dari suami saya punya istri kerja di dunia entertainment. Jadi semuanya, bagi saya, adalah resiko dari sebuah pekerjaan.
W: Mas Yusuf, Apa tanggapan Anda punya istri yang tidak jauh dari gosip?
YB: Jangan bilang saya jiwa besar. Saya cuma satu jiwa. Saya tidak bisa berbuat apa-apa, dan saya hanya berdoa, memohon, mencoba dan menarik pelajaran dari peristiwa yang ada.
W: Mbak Tari sudah melihat video tersebut?
CT: Saya sebenarnya malas melihat hal seperti itu. Jujur saya shock. Saya paling malas melihat seperti itu.
W: Perempuan dalam video itu mirip sekali dengan Anda?
CT: Kalau mau dibilang mirip atau tidak, saya sering dibilang mirip A,B,C,D. Bagi saya, sudah lah yang penting balik lagi ke awal, suami saya tidak percaya kalau itu saya, ibu saya yang melahirkan saya juga tidak percaya, keluarga saya pun juga tidak percaya kalau itu saya. Jadi buat saya itu sudah cukup.
W: Akan berhati-hati dalam mengenal orang?
CT: selama ini Saya selalu berhati-hati dalam melakukan sesuatu, tetap
saja dan ini adalah sebuah resiko
W: Anda akan mengambil tindakan tegas menanggapi perisitiwa ini?
CT: Saya tidak tahu harus seperti itu. Yang terpenting adalah orang yang ada dalam rumah ini. Percuma mengambil tindakan kalau di dalam rumah ini kacau balau. Saya sama suami selalu baik-baik saja kan kalian bisa melihatnya. Jadi harus bagaimana lagi saya bicara.

W: Tanggapan orang tua Anda bagaimana?
CT: Pasti kaget. Tapi setelah kami bicara panjang, mereka bisa mengerti. Apalagi suami saya sangat tahu siapa saya dan ibu saya.
YB: Kami menunggu proses. Jangan sampai mendahului pihak berwenang. Kalau kami banyak bicara tidak enak. Dan kalau dipanggil kan mau tidak mau kita harus datang.


PRIH PRAWESTI FEBRIANI
Read More TEMPO Interaktif, Jakarta - Peredaran video mesum yang diduga diperankan oleh vokalis grup band Peterpan, Ariel, Luna Maya, dan Cut Tari, semakin meluas. Kamis malam Cut Tari menggelar jumpa pers di rumahnya, Jalan Pondok Kelapa XII/9, Jakarta Timur. Dia membantah perempuan yang ada dalam video itu adalah dirinya.

Berikut ini adalah petikan wawancara Cut Tari yang ditemani suaminya Johannes Yusuf Brata.

Wartawan (W): Apa tanggapan anda tentang video mesum yang diduga dilakukan oleh Anda dan Ariel?
Cut Tari (CT): Saya hanya ingin bicara satu kali saja dan tidak diulang. Buat saya, suami saya, tidak percaya kalau itu saya. Ibu saya yang melahirkan saya juga tidak percaya. Keluarga saya pun tidak percaya kalau itu saya. Jadi buat saya itu sudah cukup.

W: Anda kecewa dengan berita yang belakangan memojokan Anda?
CT: Ya. Kalian pasti tahu apa yang saya alami, tetapi saya kembalikan kepada semuanya. Dan soal perasaan sih semua pasti punya perasaan. Tidak mungkin tidak punya.
W: Pakar telematika mengatakan bahwa perempuan dalam video itu adalah Anda. Apa komentar Anda?
CT: Tadi kan saya sudah bilang. Kalau suami saya tidak percaya, kalau itu saya.
Ibu saya yang melahirkan saya juga tidak percaya. Keluarga saya pun
juga tidak percaya kalau itu saya. Jadi buat saya itu sudah cukup.

W: Jadi apa tanggapan Anda dengan hasil analisa pakar telematika?
CT: Kalau saya, semua orang berhak punya pendapat. Dan saya tidak bisa
melarang karena itu hak mereka. Itu kan pemikiran orang.
W: Anda kenal dengan Ariel?
CT: Tidak mungkin saya tidak kenal dia. Saya selalu berkecimpung di
dunia entertainment. Saya sudah lama dan tidak mungkin saya tidak
kenal. Saya juga kenal dengan Adjie Massaid, saya juga kenal dengan
Adjie Pangestu, Uki, Reza, Lukman saya kenal.

W: Kapan pertama kali Anda mendengar soal video mesum ini?
CT: Pas kapan, yach? Pas lagi heboh saja, kapan.

W: Apakah Anda akan membuat laporan pencemaran nama baik?
Yusuf Brata (YB): Lihat saja nanti perkembangannya karena kan sudah ditangani sama pihak yang berwenang. Jadi buat apa kita harus mendahului mereka untuk mengambil sikap. Jadi kita tunggu saja kebenaran itu.

W: Terlepas benar atau tidak, bagaimana Anda melindungi istri?
YB: Buat saya yang penting, balik lagi kalau kita mau berusaha kita
serahkan sama Yang Maha Kuasa. Kita berdoa dan ada Yang Maha Kuasa,
yang menentukan segala-galanya. Dan itu benteng saya.

W: Apakah Anda sudah mendapat pangilan pemeriksaan dari polisi?
CT: Belum. Saya baru tiba dari luar kota dan langsung ke rumah sakit
karena anak saya sedang sakit. Jadi saya benar-benar jetleg.

W: Siap jika dipanggil?
YB: Kalau dipanggil masa kita tidak datang. Kita kan sebagai warga
Indonesia, jadi harus mengikuti peraturan yang ada.

W: Apa persiapan Anda jika nanti dipanggil?
CT: Saya tidak ada persiapan apa-apa. Terus terang, saya punya anak perempuan. Saya khawatir kalau jika masalah ini terus menerus selalu ada dan bergulir. Saya juga punya keponakan yang dibawah umur. Sangat banyak. Apalagi hal seperti ini membuat rasa keingin tahu mereka sangat kuat. Itu yang saya takuti. Khawatir ponakan saya jadi terpengaruh. Kami mencoba untuk lebih tabah lagi.

W: Apa perasaan Anda sekarang?
CT: Ini adalah resiko bekerja di dunia entertainment. Dan ini termasuk resiko dari suami saya punya istri kerja di dunia entertainment. Jadi semuanya, bagi saya, adalah resiko dari sebuah pekerjaan.
W: Mas Yusuf, Apa tanggapan Anda punya istri yang tidak jauh dari gosip?
YB: Jangan bilang saya jiwa besar. Saya cuma satu jiwa. Saya tidak bisa berbuat apa-apa, dan saya hanya berdoa, memohon, mencoba dan menarik pelajaran dari peristiwa yang ada.
W: Mbak Tari sudah melihat video tersebut?
CT: Saya sebenarnya malas melihat hal seperti itu. Jujur saya shock. Saya paling malas melihat seperti itu.
W: Perempuan dalam video itu mirip sekali dengan Anda?
CT: Kalau mau dibilang mirip atau tidak, saya sering dibilang mirip A,B,C,D. Bagi saya, sudah lah yang penting balik lagi ke awal, suami saya tidak percaya kalau itu saya, ibu saya yang melahirkan saya juga tidak percaya, keluarga saya pun juga tidak percaya kalau itu saya. Jadi buat saya itu sudah cukup.
W: Akan berhati-hati dalam mengenal orang?
CT: selama ini Saya selalu berhati-hati dalam melakukan sesuatu, tetap
saja dan ini adalah sebuah resiko
W: Anda akan mengambil tindakan tegas menanggapi perisitiwa ini?
CT: Saya tidak tahu harus seperti itu. Yang terpenting adalah orang yang ada dalam rumah ini. Percuma mengambil tindakan kalau di dalam rumah ini kacau balau. Saya sama suami selalu baik-baik saja kan kalian bisa melihatnya. Jadi harus bagaimana lagi saya bicara.

W: Tanggapan orang tua Anda bagaimana?
CT: Pasti kaget. Tapi setelah kami bicara panjang, mereka bisa mengerti. Apalagi suami saya sangat tahu siapa saya dan ibu saya.
YB: Kami menunggu proses. Jangan sampai mendahului pihak berwenang. Kalau kami banyak bicara tidak enak. Dan kalau dipanggil kan mau tidak mau kita harus datang.


PRIH PRAWESTI FEBRIANI

Rabu, 09 Juni 2010

Sarah Yakin Perilaku Seks Ariel Tak Menyimpang

Elang Riki Yanuar - Okezone

JAKARTA - Sebagai mantan istri, Sarah Amalia yakin kalau ayah dari Alea, Ariel, tidak memiliki perilaku seks menyimpang.

“Enggak,” ujarnya singkat ditemui di kediamannya Jalan Bangka XI, Jakarta, Rabu (9/6/2010).

Sarah tidak mau berspekulasi apakah semua ini sebagai akibat dari perceraiannya dengan Ariel. Dia sendiri masih bingung, karena bagaimanapun juga Ariel adalah ayah dari Alea, anaknya.

“Bagaimana itu bisa jadi penyebab, kalau saya saja enggak tahu,” kilahnya. “Ya enggak tahu deh, saya masih bingung.”

Benar tidaknya Ariel, bukan hanya Sarah, secara umum publik pun masih menunggu kepastian. Sebagai orang dekat Ariel, Sarah menegaskan dia tidak bisa memastikan.

“Pakar telematika saja masih berpikir. Saya enggak bisa mastiin,” tegasnya.

Masih ada beberapa nama lagi yang kabarnya kelakuan mesumnya juga diabadikan dan dilakoni oleh pria yang disebut mirip Ariel. Tapi Sarah berharap semuanya segera berakhir.

“Dua ini yang ketahuan saja sudah cukup berat. Mudah-mudahan enggak ada lagi yang lain. Kasihan,” tukasnya.
(nov)
Read More Elang Riki Yanuar - Okezone

JAKARTA - Sebagai mantan istri, Sarah Amalia yakin kalau ayah dari Alea, Ariel, tidak memiliki perilaku seks menyimpang.

“Enggak,” ujarnya singkat ditemui di kediamannya Jalan Bangka XI, Jakarta, Rabu (9/6/2010).

Sarah tidak mau berspekulasi apakah semua ini sebagai akibat dari perceraiannya dengan Ariel. Dia sendiri masih bingung, karena bagaimanapun juga Ariel adalah ayah dari Alea, anaknya.

“Bagaimana itu bisa jadi penyebab, kalau saya saja enggak tahu,” kilahnya. “Ya enggak tahu deh, saya masih bingung.”

Benar tidaknya Ariel, bukan hanya Sarah, secara umum publik pun masih menunggu kepastian. Sebagai orang dekat Ariel, Sarah menegaskan dia tidak bisa memastikan.

“Pakar telematika saja masih berpikir. Saya enggak bisa mastiin,” tegasnya.

Masih ada beberapa nama lagi yang kabarnya kelakuan mesumnya juga diabadikan dan dilakoni oleh pria yang disebut mirip Ariel. Tapi Sarah berharap semuanya segera berakhir.

“Dua ini yang ketahuan saja sudah cukup berat. Mudah-mudahan enggak ada lagi yang lain. Kasihan,” tukasnya.
(nov)

Sarah Amalia Khawatir Video 'Ariel' Berdampak ke Alea

Elang Riki Yanuar - Okezone

JAKARTA- Mantan istri Ariel, Sarah Amalia mengaku khawatir video seks mirip suaminya akan berdampak kepada anak tunggal mereka, Alea.

“(Dampak ke Alea) itu nomor satu yang saya khawatirkan, perkembangan Alea ke depan itu bikin saya paling sedih. Walaupun itu belum tahu benar atau tidak. Saya susah mau ngomong apa,” terang Sarah saat ditemui wartawan di Jalan Bangka XI, Jakarta, Rabu (9/6/2010).

Sebagai orang tua, Sarah mengaku tetap menomorsatukan menjaga Alea, karena dia yakin ketika Alea sudah besar pasti akan bertanya dan kritis. “Jadi, sebisa mungkin saya menjaga dia dari hal-hal seperti itu,” katanya.

Secara pribadi, Sarah mengaku tak mempersoalkan video porno tersebut karena dia sudah memiliki rumah tangga yang baru.

“Saya sudah terpisah dengan bapaknya Alea, tapi Aleanya ini yang menjadi beban. Saya lagi memikirkan cara supaya bagaimana hal itu tidak sampai anak saya tahu kalau itu benar,” paparnya.

Pekan lalu dua buah video mirip Ariel dan Luna Maya beredar di dunia maya. Belum usai video ini diusut, tiba-tiba muncul lagi video mirip Ariel dengan Cut Tari. Diduga kedua video ini disebarkan oleh orang yang sama. (uky)
Read More Elang Riki Yanuar - Okezone

JAKARTA- Mantan istri Ariel, Sarah Amalia mengaku khawatir video seks mirip suaminya akan berdampak kepada anak tunggal mereka, Alea.

“(Dampak ke Alea) itu nomor satu yang saya khawatirkan, perkembangan Alea ke depan itu bikin saya paling sedih. Walaupun itu belum tahu benar atau tidak. Saya susah mau ngomong apa,” terang Sarah saat ditemui wartawan di Jalan Bangka XI, Jakarta, Rabu (9/6/2010).

Sebagai orang tua, Sarah mengaku tetap menomorsatukan menjaga Alea, karena dia yakin ketika Alea sudah besar pasti akan bertanya dan kritis. “Jadi, sebisa mungkin saya menjaga dia dari hal-hal seperti itu,” katanya.

Secara pribadi, Sarah mengaku tak mempersoalkan video porno tersebut karena dia sudah memiliki rumah tangga yang baru.

“Saya sudah terpisah dengan bapaknya Alea, tapi Aleanya ini yang menjadi beban. Saya lagi memikirkan cara supaya bagaimana hal itu tidak sampai anak saya tahu kalau itu benar,” paparnya.

Pekan lalu dua buah video mirip Ariel dan Luna Maya beredar di dunia maya. Belum usai video ini diusut, tiba-tiba muncul lagi video mirip Ariel dengan Cut Tari. Diduga kedua video ini disebarkan oleh orang yang sama. (uky)

Luna Maya Bicara Jujur 2-3 Hari Lagi

Tomi Tresnady - Okezone

JAKARTA - Video syur mirip Ariel dan Luna Maya membuat kontrak kerja Luna dengan sejumlah perusahaan terancam diputus. PT Unilever Indonesia Tbk, masih menunggu kejujuran dari bibir manis Luna.

"Kami akan minta penjelasan sejujur-jujurnya dari pihak Luna Maya. Sebenarnya lebih ke sharing saja," ungkap Head of Corporate Communications PT Unilever Indonesia Maria Dewantini Dwianto, yang dihubungi wartawan, Rabu (9/6/2010).

Menurut Maria, sebenarnya Luna ditunggu klarifikasinya oleh PT Unilever hari ini. Namun, diundur sampai 2-3 hari ke depan. "Kita masih memberikan waktu dan keleluasaan Luna untuk menenangkan diri," jelasnya.

Luna dan Ariel membintangi iklan sabun mandi Lux. Ini kali pertama pasangan yang dimabuk asmara itu membintangi iklan sebagai pasangan. Sayang, peredaran video mesum mirip Ariel dan Luna membuat kontrak iklan tersebut berantakan.

"Kalau Ariel itu kan hanya untuk ad-hoc dan kontraknya sudah habis dan tidak diperpanjang. Kalau Luna, berhubung kita sudah punya relasi cukup lama, jadi setiap tahun itu diperpanjang," urainya.

Dalam kaitannya dengan peredaran video syur 'Ariel-Luna', PT Unilever masih mempertimbangkan kemungkinan akan memperpanjang kontrak iklan. "Itu belum kita bicarakan.
Read More Tomi Tresnady - Okezone

JAKARTA - Video syur mirip Ariel dan Luna Maya membuat kontrak kerja Luna dengan sejumlah perusahaan terancam diputus. PT Unilever Indonesia Tbk, masih menunggu kejujuran dari bibir manis Luna.

"Kami akan minta penjelasan sejujur-jujurnya dari pihak Luna Maya. Sebenarnya lebih ke sharing saja," ungkap Head of Corporate Communications PT Unilever Indonesia Maria Dewantini Dwianto, yang dihubungi wartawan, Rabu (9/6/2010).

Menurut Maria, sebenarnya Luna ditunggu klarifikasinya oleh PT Unilever hari ini. Namun, diundur sampai 2-3 hari ke depan. "Kita masih memberikan waktu dan keleluasaan Luna untuk menenangkan diri," jelasnya.

Luna dan Ariel membintangi iklan sabun mandi Lux. Ini kali pertama pasangan yang dimabuk asmara itu membintangi iklan sebagai pasangan. Sayang, peredaran video mesum mirip Ariel dan Luna membuat kontrak iklan tersebut berantakan.

"Kalau Ariel itu kan hanya untuk ad-hoc dan kontraknya sudah habis dan tidak diperpanjang. Kalau Luna, berhubung kita sudah punya relasi cukup lama, jadi setiap tahun itu diperpanjang," urainya.

Dalam kaitannya dengan peredaran video syur 'Ariel-Luna', PT Unilever masih mempertimbangkan kemungkinan akan memperpanjang kontrak iklan. "Itu belum kita bicarakan.

Luna Maya Menenangkan Diri ke Singapura?

JAKARTA, KOMPAS.com — PT Unilever selaku produsen sabun mandi Lux memanggil Luna Maya untuk memberikan penjelasan secara langsung sehubungan dengan peredaran video porno yang menampilkan pasangan mirip Ariel-Luna. Namun, Luna tidak jadi hadir pada pertemuan yang dijadwalkan pada Rabu (9/6/2010).

Head of Corporate Communications PT Unilever Maria Dewantini Dwianto menerangkan, pertemuan tersebut akhirnya harus diundur dalam waktu dua atau tiga hari ke depan. "Kebetulan enggak jadi hari ini. Diundur jadi dua atau tiga hari ke depan," kata Maria di Jakarta, hari ini.

Maria menerangkan pula, Luna melalui manajemennya telah meminta waktu kepada pihak Unilever untuk menenangkan diri dan saat ini tengah berada di luar kota. "Dia lagi di luar kota. Dia sempat pamit untuk menenangkan diri. Saya enggak bisa memberi tahu di kota mana dan berapa hari karena itu privasi ya, enggak etis. Yang jelas, pertemuan itu harus ada dan Luna harus menjelaskan kejadian sebenarnya dengan jujur," paparnya.

Maria melanjutkan, dalam pertemuan nanti, pihaknya akan mengambil keputusan terkait kontrak Luna dengan Lux. Adapun Luna telah menjadi duta kecantikan Lux sejak 2005. Selama lima tahun tersebut, berulang kali dan tiap tahun kontrak Luna diperpanjang. Terkait peredaran video mesum tersebut, Maria mengatakan bahwa pihaknya belum menyiapkan sanksi terhadap Luna apabila video tersebut memang diperankan oleh Luna.

"Sampai saat ini kami masih memegang teguh pernyataan tertulis manajemen Luna dan Ariel kalau di video itu bukan mereka. Kalau sanksi, maka saya belum bisa membicarakan apa-apa karena belum ada pembicaraan langsung dengan mereka," katanya.

Sementara itu, seorang sumber yang bisa dipercaya menyebut, Luna sudah berangkat ke Singapura pada Rabu ini kira-kira pukul 06.30 WIB. (ANI)
Read More
JAKARTA, KOMPAS.com — PT Unilever selaku produsen sabun mandi Lux memanggil Luna Maya untuk memberikan penjelasan secara langsung sehubungan dengan peredaran video porno yang menampilkan pasangan mirip Ariel-Luna. Namun, Luna tidak jadi hadir pada pertemuan yang dijadwalkan pada Rabu (9/6/2010).

Head of Corporate Communications PT Unilever Maria Dewantini Dwianto menerangkan, pertemuan tersebut akhirnya harus diundur dalam waktu dua atau tiga hari ke depan. "Kebetulan enggak jadi hari ini. Diundur jadi dua atau tiga hari ke depan," kata Maria di Jakarta, hari ini.

Maria menerangkan pula, Luna melalui manajemennya telah meminta waktu kepada pihak Unilever untuk menenangkan diri dan saat ini tengah berada di luar kota. "Dia lagi di luar kota. Dia sempat pamit untuk menenangkan diri. Saya enggak bisa memberi tahu di kota mana dan berapa hari karena itu privasi ya, enggak etis. Yang jelas, pertemuan itu harus ada dan Luna harus menjelaskan kejadian sebenarnya dengan jujur," paparnya.

Maria melanjutkan, dalam pertemuan nanti, pihaknya akan mengambil keputusan terkait kontrak Luna dengan Lux. Adapun Luna telah menjadi duta kecantikan Lux sejak 2005. Selama lima tahun tersebut, berulang kali dan tiap tahun kontrak Luna diperpanjang. Terkait peredaran video mesum tersebut, Maria mengatakan bahwa pihaknya belum menyiapkan sanksi terhadap Luna apabila video tersebut memang diperankan oleh Luna.

"Sampai saat ini kami masih memegang teguh pernyataan tertulis manajemen Luna dan Ariel kalau di video itu bukan mereka. Kalau sanksi, maka saya belum bisa membicarakan apa-apa karena belum ada pembicaraan langsung dengan mereka," katanya.

Sementara itu, seorang sumber yang bisa dipercaya menyebut, Luna sudah berangkat ke Singapura pada Rabu ini kira-kira pukul 06.30 WIB. (ANI)

Rekam Adegan Seks, Sejumlah Artis Deg-degan

Johan Sompotan - Okezone

JAKARTA- Beredarnya tiga buah video mesum mirip Ariel, Luna Maya, dan Cut Tari membuat deg-degan sejumlah selebriti, yang pernah merekam adegan seksnya bersama pasangan.

“Jni jadi deg-degan bagi artis yang pernah melakukan (adegan mesum) dan merekam di hapenya masing-masing,” ungkap artis senior El Manik saat ditemui wartawan di Menara Palma, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta, Rabu (9/6/2010).

Apalagi, kata El Manik, jika video porno mereka beredar bisa mengakibatkan karir mereka yang sudah dirintis sejak awal menjadi hancur.

“Saya hanya mau bilang kalau jadi artis jagalah imej dan jati diri. Karena seorang artis itu selalu diperhatikan semua orang. Memang kalau jadi artis itu banyak godaan,” terangnya.

Menurut El Manik video porno mirip Ariel ini adalah dampak negative dari teknologi. “Dan ini bisa dibilang sok dokumentasi,” ujarnya.
Johan Sompotan - Okezone

Dia sendiri mengaku baru tahu saat kumpul dengan teman-temannya, ternyata video tersebut sedang ramai dibicarakan. “Saya bilang itu sudah biasa kan di dunia entertainment dan saya marah,” tegasnya.

Menurutnya, video bintang porno mirip Ariel ini telah mencoreng dunia entertainment. Sehingga, masyarakat berpikir bahwa dunia entertainment memang seperti di video tersebut.

Mengenai kabar 23 video mirip Ariel yang belum beredar, El Manik meminta masyarakat tidak segera mempercayainya. Karena itu hanya sebatas rumor belaka.

Dalam kesempatan itu, dia mengaku kasihan dengan pemilik video tersebut. Karena sudah video milik pribadinya disiarkan begitu saja, dia pun terancam masuk penjara.

“Kasihan juga ya. Sudah jatuh tertimpa tangga pula,” pungkasnya. (uky)
Read More
Johan Sompotan - Okezone

JAKARTA- Beredarnya tiga buah video mesum mirip Ariel, Luna Maya, dan Cut Tari membuat deg-degan sejumlah selebriti, yang pernah merekam adegan seksnya bersama pasangan.

“Jni jadi deg-degan bagi artis yang pernah melakukan (adegan mesum) dan merekam di hapenya masing-masing,” ungkap artis senior El Manik saat ditemui wartawan di Menara Palma, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta, Rabu (9/6/2010).

Apalagi, kata El Manik, jika video porno mereka beredar bisa mengakibatkan karir mereka yang sudah dirintis sejak awal menjadi hancur.

“Saya hanya mau bilang kalau jadi artis jagalah imej dan jati diri. Karena seorang artis itu selalu diperhatikan semua orang. Memang kalau jadi artis itu banyak godaan,” terangnya.

Menurut El Manik video porno mirip Ariel ini adalah dampak negative dari teknologi. “Dan ini bisa dibilang sok dokumentasi,” ujarnya.
Johan Sompotan - Okezone

Dia sendiri mengaku baru tahu saat kumpul dengan teman-temannya, ternyata video tersebut sedang ramai dibicarakan. “Saya bilang itu sudah biasa kan di dunia entertainment dan saya marah,” tegasnya.

Menurutnya, video bintang porno mirip Ariel ini telah mencoreng dunia entertainment. Sehingga, masyarakat berpikir bahwa dunia entertainment memang seperti di video tersebut.

Mengenai kabar 23 video mirip Ariel yang belum beredar, El Manik meminta masyarakat tidak segera mempercayainya. Karena itu hanya sebatas rumor belaka.

Dalam kesempatan itu, dia mengaku kasihan dengan pemilik video tersebut. Karena sudah video milik pribadinya disiarkan begitu saja, dia pun terancam masuk penjara.

“Kasihan juga ya. Sudah jatuh tertimpa tangga pula,” pungkasnya. (uky)

Luna Maya Terbang ke Luar Negeri?

Finalia Kodrati, Petti Lubis
Ia menunduk saat semua mata di bandara Soekarno - Hatta menatapnya.

VIVAnews - Luna Maya meminta cuti dari "Dahsyat," programa musik yang diasuhnya, agar bisa menyelesaikan kasus tersebut. Markas Besar Kepolisian juga telah melayangkan surat untuk memintainya keterangan (berita selengkapnya bisa di baca di sini).

Tetapi, pagi tadi, Rabu, 9 Juni 2010, artis cantik itu terlihat berada di Bandara Soekarno-Hatta. Saat itu Luna tengah berada di Bandara Soekarno-Hatta terminal keberangkatan internasional 2F.

Menurut seorang sumber VIVAnews.com, begitu melihat wajah kekasih Ariel "Peterpan" yang sedang jadi buah bibir karena beredarnya video seks yang dikaitkan dengan nama mereka itu, banyak orang di sekitar situ langsung menatapnya.

Merasa dirinya diperhatikan, Luna tampak gelisah. Apalagi, pada saat bersamaan beberapa media infotainment yang juga memergokinya tak ayal langsung memburunya. Melihat itu, wanita berdarah Austria-Jawa itu seperti tak peduli. Sembari menundukkan wajahnya, dia langsung mempercepat langkah dan segera masuk ke ruang tunggu untuk boarding.

Tak jelas ke mana Luna akan terbang. Ada yang bilang dia menuju Bali, ada juga kabar dia akan mengungsi ke luar negeri. Di tengah hiruk-pikuk tentang aib ini, tak heran jika artis itu ingin mengasingkan diri dahulu. (pet)

Read More Finalia Kodrati, Petti Lubis
Ia menunduk saat semua mata di bandara Soekarno - Hatta menatapnya.

VIVAnews - Luna Maya meminta cuti dari "Dahsyat," programa musik yang diasuhnya, agar bisa menyelesaikan kasus tersebut. Markas Besar Kepolisian juga telah melayangkan surat untuk memintainya keterangan (berita selengkapnya bisa di baca di sini).

Tetapi, pagi tadi, Rabu, 9 Juni 2010, artis cantik itu terlihat berada di Bandara Soekarno-Hatta. Saat itu Luna tengah berada di Bandara Soekarno-Hatta terminal keberangkatan internasional 2F.

Menurut seorang sumber VIVAnews.com, begitu melihat wajah kekasih Ariel "Peterpan" yang sedang jadi buah bibir karena beredarnya video seks yang dikaitkan dengan nama mereka itu, banyak orang di sekitar situ langsung menatapnya.

Merasa dirinya diperhatikan, Luna tampak gelisah. Apalagi, pada saat bersamaan beberapa media infotainment yang juga memergokinya tak ayal langsung memburunya. Melihat itu, wanita berdarah Austria-Jawa itu seperti tak peduli. Sembari menundukkan wajahnya, dia langsung mempercepat langkah dan segera masuk ke ruang tunggu untuk boarding.

Tak jelas ke mana Luna akan terbang. Ada yang bilang dia menuju Bali, ada juga kabar dia akan mengungsi ke luar negeri. Di tengah hiruk-pikuk tentang aib ini, tak heran jika artis itu ingin mengasingkan diri dahulu. (pet)

Pekat Memburu Video Sex Mirip Aril

Razia khusus mencari video mesum ini dilakukan dengan sandi Operasi Pekat.
VIVAnews - Khusus menyikapi maraknya peredaran video mesum mirip artis Luna Maya dan Ariel 'Peterpan', Polda Papua menggelar razia. Razia ini dilakukan dengan sandi Operasi Pekat.

"Polisi sangat prihatin, ternyata video adegan panas itu sudah merambah Papua. Untuk itu kami langsung menyikapinya dengan melakukan sweeping di sekolah dan kampus," kata Juru Bicara Polda Papua Ajun Komisaris Besar Polisi Wachyono kepada VIVAnews, Rabu 9 Juni 2010.

Menurut Wachyono, polisi lebih berkonsentrasi melakukan razia di sekolah dan kampus. Karena indikasi peredaran video tak senonoh itu banyak beredar di kalangan pelajar dan mahasiswa.

"Polisi prihatin jangan sampai video syur itu merusak kalangan muda, sehingga razia dikonsentrasikan di sekolah dan kampus," ucap pria yang baru beberapa hari menjabat sebagai juru bicara Polda Papua ini.
Read More
Razia khusus mencari video mesum ini dilakukan dengan sandi Operasi Pekat.
VIVAnews - Khusus menyikapi maraknya peredaran video mesum mirip artis Luna Maya dan Ariel 'Peterpan', Polda Papua menggelar razia. Razia ini dilakukan dengan sandi Operasi Pekat.

"Polisi sangat prihatin, ternyata video adegan panas itu sudah merambah Papua. Untuk itu kami langsung menyikapinya dengan melakukan sweeping di sekolah dan kampus," kata Juru Bicara Polda Papua Ajun Komisaris Besar Polisi Wachyono kepada VIVAnews, Rabu 9 Juni 2010.

Menurut Wachyono, polisi lebih berkonsentrasi melakukan razia di sekolah dan kampus. Karena indikasi peredaran video tak senonoh itu banyak beredar di kalangan pelajar dan mahasiswa.

"Polisi prihatin jangan sampai video syur itu merusak kalangan muda, sehingga razia dikonsentrasikan di sekolah dan kampus," ucap pria yang baru beberapa hari menjabat sebagai juru bicara Polda Papua ini.

Pekat Memburu Video Sex Mirip Aril

Razia khusus mencari video mesum ini dilakukan dengan sandi Operasi Pekat.
VIVAnews - Khusus menyikapi maraknya peredaran video mesum mirip artis Luna Maya dan Ariel 'Peterpan', Polda Papua menggelar razia. Razia ini dilakukan dengan sandi Operasi Pekat.

"Polisi sangat prihatin, ternyata video adegan panas itu sudah merambah Papua. Untuk itu kami langsung menyikapinya dengan melakukan sweeping di sekolah dan kampus," kata Juru Bicara Polda Papua Ajun Komisaris Besar Polisi Wachyono kepada VIVAnews, Rabu 9 Juni 2010.

Menurut Wachyono, polisi lebih berkonsentrasi melakukan razia di sekolah dan kampus. Karena indikasi peredaran video tak senonoh itu banyak beredar di kalangan pelajar dan mahasiswa.

"Polisi prihatin jangan sampai video syur itu merusak kalangan muda, sehingga razia dikonsentrasikan di sekolah dan kampus," ucap pria yang baru beberapa hari menjabat sebagai juru bicara Polda Papua ini.
Read More
Razia khusus mencari video mesum ini dilakukan dengan sandi Operasi Pekat.
VIVAnews - Khusus menyikapi maraknya peredaran video mesum mirip artis Luna Maya dan Ariel 'Peterpan', Polda Papua menggelar razia. Razia ini dilakukan dengan sandi Operasi Pekat.

"Polisi sangat prihatin, ternyata video adegan panas itu sudah merambah Papua. Untuk itu kami langsung menyikapinya dengan melakukan sweeping di sekolah dan kampus," kata Juru Bicara Polda Papua Ajun Komisaris Besar Polisi Wachyono kepada VIVAnews, Rabu 9 Juni 2010.

Menurut Wachyono, polisi lebih berkonsentrasi melakukan razia di sekolah dan kampus. Karena indikasi peredaran video tak senonoh itu banyak beredar di kalangan pelajar dan mahasiswa.

"Polisi prihatin jangan sampai video syur itu merusak kalangan muda, sehingga razia dikonsentrasikan di sekolah dan kampus," ucap pria yang baru beberapa hari menjabat sebagai juru bicara Polda Papua ini.

Kombes Polisi Marwoto Soeto 'Yakin Ariel, Luna, Cut Tari, Tapi..'

INILAH.COM, Jakarat - Mabes Polri terus menyelediki kasus video porno Ariel 'Peterpan', Luna Maya, dan Cut Tari. Walaupun yakin secara kasat mata itu Ariel, Luna dan Tari. Lalu?

Tentang itu, Kabid Penerangan Umum Mabes Polri Kombes Polisi Marwoto Soeto yang ditemui di kantornya di Blok M, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (9/6) menerangkan.

Apa yang dilakukan polisi?

Sampai sekarang polisi masih melakukan penyelidikan terhadap kasus video seks itu. Kita ngga tahu siapa pelakunya. Apakah orang yang ada di gambar itu, atau ada orang lain yang dimintai tolong. Atau mungkin ada yang menawarkan jasa untuk direkam dan disebar keman--mana, mungkin seperti itu.

Kasus ini limpahan Polda?

Kalau dibilang Mabes Polri menerima limpahan kasus ini dari Polda, saya kira tidak. Di sini juga bisa ada yang melaporkan. Mungkin saja orang yang ada di gambar itu si A, L, dan C. Kita tidak tahu orang yang digambar itu apakah benar mereka. Kita akan minta bantuan orang IT yang pintar. Apakah ini mereka apa bukan.

Lalu?

Terus kejahatan ini kan bukan hanya kejahatan. Bukan berdiri sendiri seperti pencurian. Kalau kasus ini ada beberapa yang melakukan, memproduksi dan menyebarkan, jadi ini rangkaian kejahatan. Seperti di KUHP ada yang merencanakan, melakukan, dan turut serta. Sampai sekarang polisi belum tahu siapa yang merencanakan dan melakukan. Paling gampang ya polisi meminta keterangan dari orang yang ada di gambar. Kita masih menunggu penyelidikan dari orang itu.

Sampai minta bantuan orang IT, berarti bentuk tim khusus?

Sebenarnya nggak, karena divisi ini sudah ada. Kalau kita minta bantuan tenaga ahli, itu biasa. Walapun kita yakin secara kasat mata bahwa ini adal si A, L, C. Tetapi tuntuk kepastian itu supaya masyarakat tidak ragu, maka kita minta bantuan orang pintar.

udah diperiksa?

Kita belum periksa pelaku karena ini kan delik aduan. Seharusnya orang yang terlihat digambar itu melaporkan. Tapi kalau sampai sudah meresahkan masyarakat, nggak usah sampai ada laporan, kita bisa selidiki. Untuk memeriksa mereka ada hambatan-hambatan, di antara kita harus yakin bahwa benar itu mereka.

Sudah dipanggil?

Semalam sudah dikrim surat panggilan untuk mereka. Kita akan segera mulai untuk penyidikan. Sebenarnya bisa hari ini menerima laporan, hari ini juga bisa dimintai keterangan orang itu supaya mudah. Tapi kalau memang benar sudah ada pemanngilan, kita tunggu saja tiga hari dari pemanggilan. Mereka harus hadir untuk memberikan keterangan.

Status pemanggilan itu apa?

Belum tahu, bisa jadi saksi atau jadi tersangka karena masih harus bersinergi dengan orang-orang ahli IT tadi. Dan kita kan belum tau motivasinya. Kalo cuma ingin terkenal tapi dia tidak menghiraukan etika-etika yang lain atau unsur-unsur lain, mungkin dia bisa dikenakan sebagai tersangka. Kan dalam KUHP disebutkan, barang siapa yang mempertontonkan gambar-gambar yang menimbulkan nafsu birahi orang lain bisa dipidana.

Terjerat pasal berapa?

Kalau dalam KUHP tekena pasal pencabulan. Kalau ada pihak yang menyebarkan.

Posisi mereka korban atau pelaku?

Yang ada dalam gambar ini bisa sebagai korban, tapi bisa juga dibilang pelaku. Kita bisa tahu itu setelah dari hasil pemeriksaan. Apa sih motivasi mereka, apa untuk senang-senang saja, atau supaya lebih terkenal lagi. Mungkin ya karena kita belum tahu hasil pemeriksaannya seperti apa.

Katanya Luna Maya ke AS, akan ada pencekalan?

Kita belum tetapkan sebagai tersangka ya, mungkin bisa-bisa aja ke sana. Tapi untuk mempermudah penyidikan ini sebaiknya jangan. Kalau ingin kasus ini cepat selesai sampai tuntas sampai ke pengadilan dan biar tahu siapa pelakunya. Dalam arti siapa yang mempunyai rencana ini dan menyebarkan.

Menyayangkan mereka tidak melaporkan kasus ini?

Kalau mereka merasa dirugikan harusnya begitu, tapi kita kan nggak tahu motivasi ketiga orang ini apa.

Atau ada kemungkinan mereka takut melaporkan karena statusnya ternyata jadi tersangka?

Bisa juga begitu. Makanya kita harus rangakakan kejadian ini seperti apa. Masa kalau privasi, mereka edar-edarkan begitu.

Kalo koleksi?

Yah, kalau nggak ditunjuk-tunjukan ke orang lain ya nggak apa-apa.

Kalau lalai menyimpan hingga tersebar?

Ya namanya orang lalai, bisa dibilang mereka sial.

Razia?

Iya ini, mendorong kepolisian lebih giat melakukan tugas regulernya. [aji/mor]
Read More
INILAH.COM, Jakarat - Mabes Polri terus menyelediki kasus video porno Ariel 'Peterpan', Luna Maya, dan Cut Tari. Walaupun yakin secara kasat mata itu Ariel, Luna dan Tari. Lalu?

Tentang itu, Kabid Penerangan Umum Mabes Polri Kombes Polisi Marwoto Soeto yang ditemui di kantornya di Blok M, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (9/6) menerangkan.

Apa yang dilakukan polisi?

Sampai sekarang polisi masih melakukan penyelidikan terhadap kasus video seks itu. Kita ngga tahu siapa pelakunya. Apakah orang yang ada di gambar itu, atau ada orang lain yang dimintai tolong. Atau mungkin ada yang menawarkan jasa untuk direkam dan disebar keman--mana, mungkin seperti itu.

Kasus ini limpahan Polda?

Kalau dibilang Mabes Polri menerima limpahan kasus ini dari Polda, saya kira tidak. Di sini juga bisa ada yang melaporkan. Mungkin saja orang yang ada di gambar itu si A, L, dan C. Kita tidak tahu orang yang digambar itu apakah benar mereka. Kita akan minta bantuan orang IT yang pintar. Apakah ini mereka apa bukan.

Lalu?

Terus kejahatan ini kan bukan hanya kejahatan. Bukan berdiri sendiri seperti pencurian. Kalau kasus ini ada beberapa yang melakukan, memproduksi dan menyebarkan, jadi ini rangkaian kejahatan. Seperti di KUHP ada yang merencanakan, melakukan, dan turut serta. Sampai sekarang polisi belum tahu siapa yang merencanakan dan melakukan. Paling gampang ya polisi meminta keterangan dari orang yang ada di gambar. Kita masih menunggu penyelidikan dari orang itu.

Sampai minta bantuan orang IT, berarti bentuk tim khusus?

Sebenarnya nggak, karena divisi ini sudah ada. Kalau kita minta bantuan tenaga ahli, itu biasa. Walapun kita yakin secara kasat mata bahwa ini adal si A, L, C. Tetapi tuntuk kepastian itu supaya masyarakat tidak ragu, maka kita minta bantuan orang pintar.

udah diperiksa?

Kita belum periksa pelaku karena ini kan delik aduan. Seharusnya orang yang terlihat digambar itu melaporkan. Tapi kalau sampai sudah meresahkan masyarakat, nggak usah sampai ada laporan, kita bisa selidiki. Untuk memeriksa mereka ada hambatan-hambatan, di antara kita harus yakin bahwa benar itu mereka.

Sudah dipanggil?

Semalam sudah dikrim surat panggilan untuk mereka. Kita akan segera mulai untuk penyidikan. Sebenarnya bisa hari ini menerima laporan, hari ini juga bisa dimintai keterangan orang itu supaya mudah. Tapi kalau memang benar sudah ada pemanngilan, kita tunggu saja tiga hari dari pemanggilan. Mereka harus hadir untuk memberikan keterangan.

Status pemanggilan itu apa?

Belum tahu, bisa jadi saksi atau jadi tersangka karena masih harus bersinergi dengan orang-orang ahli IT tadi. Dan kita kan belum tau motivasinya. Kalo cuma ingin terkenal tapi dia tidak menghiraukan etika-etika yang lain atau unsur-unsur lain, mungkin dia bisa dikenakan sebagai tersangka. Kan dalam KUHP disebutkan, barang siapa yang mempertontonkan gambar-gambar yang menimbulkan nafsu birahi orang lain bisa dipidana.

Terjerat pasal berapa?

Kalau dalam KUHP tekena pasal pencabulan. Kalau ada pihak yang menyebarkan.

Posisi mereka korban atau pelaku?

Yang ada dalam gambar ini bisa sebagai korban, tapi bisa juga dibilang pelaku. Kita bisa tahu itu setelah dari hasil pemeriksaan. Apa sih motivasi mereka, apa untuk senang-senang saja, atau supaya lebih terkenal lagi. Mungkin ya karena kita belum tahu hasil pemeriksaannya seperti apa.

Katanya Luna Maya ke AS, akan ada pencekalan?

Kita belum tetapkan sebagai tersangka ya, mungkin bisa-bisa aja ke sana. Tapi untuk mempermudah penyidikan ini sebaiknya jangan. Kalau ingin kasus ini cepat selesai sampai tuntas sampai ke pengadilan dan biar tahu siapa pelakunya. Dalam arti siapa yang mempunyai rencana ini dan menyebarkan.

Menyayangkan mereka tidak melaporkan kasus ini?

Kalau mereka merasa dirugikan harusnya begitu, tapi kita kan nggak tahu motivasi ketiga orang ini apa.

Atau ada kemungkinan mereka takut melaporkan karena statusnya ternyata jadi tersangka?

Bisa juga begitu. Makanya kita harus rangakakan kejadian ini seperti apa. Masa kalau privasi, mereka edar-edarkan begitu.

Kalo koleksi?

Yah, kalau nggak ditunjuk-tunjukan ke orang lain ya nggak apa-apa.

Kalau lalai menyimpan hingga tersebar?

Ya namanya orang lalai, bisa dibilang mereka sial.

Razia?

Iya ini, mendorong kepolisian lebih giat melakukan tugas regulernya. [aji/mor]

KPI Tegur 10 TV Swasta Penayang Video Panas Ariel

INILAH.COM, Jakarta - Komisi Penyiaran Indonesia menegur 10 stasiun televisi yang menayangkan berita video panas Ariel, Luna Maya dan Cut Tari, karena banyak pelanggaran dalam tayangan itu.

"Kami memberikan surat peringatan terhadap penayangan video tersebut. Kata mereka sudah di blur, tapi kami menemui tidak diblur. Sesuai peraturan, harusnya di blur dari ujung kepala hingga ujung kaki," ungkap Koordinator Bidang Isi Siaran KPI, Ezki Suyanto, saat ditemui di kantor KPI, di Jakarta Pusat, Rabu (9/6).

KPI tidak melarang lembaga penyiaran menyiarkan berita itu. Namun penayangan itu harus akurat, berimbang, dan tidak menonjolkan cabul.

"Apalagi tayangan itu ditayangkan pada jam prime time di mana banyak anak-anak remaja yang menonton. Dan yang terpenting, itu sudah masuk ruang private. Silakan diberitakan, tapi harus penuh edukasi," imbuhnya. [aji/mor]

Read More
INILAH.COM, Jakarta - Komisi Penyiaran Indonesia menegur 10 stasiun televisi yang menayangkan berita video panas Ariel, Luna Maya dan Cut Tari, karena banyak pelanggaran dalam tayangan itu.

"Kami memberikan surat peringatan terhadap penayangan video tersebut. Kata mereka sudah di blur, tapi kami menemui tidak diblur. Sesuai peraturan, harusnya di blur dari ujung kepala hingga ujung kaki," ungkap Koordinator Bidang Isi Siaran KPI, Ezki Suyanto, saat ditemui di kantor KPI, di Jakarta Pusat, Rabu (9/6).

KPI tidak melarang lembaga penyiaran menyiarkan berita itu. Namun penayangan itu harus akurat, berimbang, dan tidak menonjolkan cabul.

"Apalagi tayangan itu ditayangkan pada jam prime time di mana banyak anak-anak remaja yang menonton. Dan yang terpenting, itu sudah masuk ruang private. Silakan diberitakan, tapi harus penuh edukasi," imbuhnya. [aji/mor]

Suami Cut Tari: Fisik Mereka Berbeda

Sriwijaya Post - Rabu, 9 Juni 2010 09:27 WIB

Setelah beredar video esek-esek pasangan mirip Ariel Peterpan dan presenter Luna Maya, kini beredar lagi video yang sama. Si pria lagi-lagi mirip penyanyi Nazriel Irham alias Ariel, sedangkan si wanita mirip presenter Cut Tari.

Suami Cut Tari, Johannes Subrata atau Jusuf mengakui, perempuan yang ada dalam video berdurasi delapan menit itu memang mirip istrinya.

“Kalau video, saya memang sudah melihat. Dibilang mirip, memang rada mirip,” katanya ketika ditemui di kediamannya, di Jalan Pondok Kelapa, Jakarta Timur, Selasa (8/6).

Jusuf mengaku, ia mendengar kabar peredaran video itu dari salah seorang temannya. Lanjutnya, saat itu juga ia langsung menonton sendiri video tersebut.

Meski mengakui bahwa wanita dalam video tersebut agak mirip, Jusuf melihat tetap ada perbedaan antara wanita yang ada dalam video tersebut dengan istrinya. Perbedaannya, lanjutnya, terletak pada fisik kedua wanita itu. Namun, ia tak mau membeberkan soal perbedaan yang dimaksudnya.

“Kayaknya tidak dibicarakan untuk umum. Itu kan sifatnya pribadi. Tapi, ada perbedaan,” cetusnya.

Sejauh ini, masih aku Jusuf rumah tangganya dengan presenter acara gosip Insert itu terbilang harmonis. Apalagi, setelah dirinya dan Cut Tari dikaruniai seorang putri.

“Hubungan saya dengan Tari baik-baik saja, terlebih setelah adanya anak ini. Sampai sekarang saya tidak merasa ada masalah dengan Tari. Mudah-mudahan seterusnya,” ucapnya.

Jusuf mengaku sebelum kasus ini mencuat, sudah pernah ada video lain beredar. Yusuf Subrata, suami Cut Tari, mengaku belum tahu apa yang akan dilakukan. Namun Yusuf menegaskan tetap sayang pada istrinya itu.

“Saya tetap sayang sama istri saya,” kata Jusuf.

Menurut Jusuf, dia juga pernah mengalami kasus serupa. Yakni saat beberapa tahun lalu, temannya mengadu bahwa pernah melihat video mirip Cut Tari.

“Jadi sebelum kasus yang sekarang, pernah ada aduan istri saya dengan orang lain di sebuah klub, tapi video yang itu saya belum pernah lihat,” ujarnya.

Jusuf mengaku kaget setelah melihat video tersebut. Namun, Yusuf masih belum dapat memastikan apakah tokoh perempuan di video itu adalah istrinya.

“Nanti lihat ke depannya. Karena belum tahu itu benar istri saya atau bukan. Kalau memang mirip, kalian bisa nilai sendirilah,” ujarnya sambil terlihat matanya berkaca-kaca.

Video mirip Tari dan Ariel itu mulai beredar di internet pada Selasa 8 Juni dinihari. Video tersebut berdurasi sekitar 8 menit 45 detik. Dalam video itu wanita mirip Tari itu terlihat menggunakan cincin di jari manis tangan kirinya.

Jusuf dan Cut Tari telah menikah sejak 2004. Pasangan itu dikaruniai satu orang anak.

Sementara itu, Cut Tari saat beredar isu heboh ini sedang berada di Bali.

“Sekarang Cut Tari di Bali, dia izin ada acara di sana,” kata Jusuf.

99 Persen Mirip Praktisi IT, Abimanyu Wahjoewidajat tertarik untuk menganalisa video seks mirip Cut Tari dan Ariel. Dari hasil analiasa yang dilakukannya itu, Abimanyu menyimpulkan 99 persen wanita di video itu mirip dengan presenter infotainment ‘Insert’ tersebut.

“Kemiripan dengan Cut Tari dari potongan orang biasa pun sudah bisa melihatnya. Dari mata dan hidung kita cocokkan 99 % mirip Cut Tari,” kata Abimanyu saat ditemui di Cilandak Town Square, Cilandak, Jakarta selatan, Selasa 8 Juni 2010.

Bahkan, karena kemiripannya dengan Cut Tari, Abimanyu menyarankan kepada wanita yang mirip Cut Tari itu untuk melamar jadi bintang sinetron saja.

“Baiknya dia melamar jadi bintang sinetron saja,” ucapnya sambil tertawa.

Pria yang akrab disapa Abah ini menambahkan dirinya belum bisa menerka di mana tempat dan waktu saat video itu dibuat. (Kc)

Read More
Sriwijaya Post - Rabu, 9 Juni 2010 09:27 WIB

Setelah beredar video esek-esek pasangan mirip Ariel Peterpan dan presenter Luna Maya, kini beredar lagi video yang sama. Si pria lagi-lagi mirip penyanyi Nazriel Irham alias Ariel, sedangkan si wanita mirip presenter Cut Tari.

Suami Cut Tari, Johannes Subrata atau Jusuf mengakui, perempuan yang ada dalam video berdurasi delapan menit itu memang mirip istrinya.

“Kalau video, saya memang sudah melihat. Dibilang mirip, memang rada mirip,” katanya ketika ditemui di kediamannya, di Jalan Pondok Kelapa, Jakarta Timur, Selasa (8/6).

Jusuf mengaku, ia mendengar kabar peredaran video itu dari salah seorang temannya. Lanjutnya, saat itu juga ia langsung menonton sendiri video tersebut.

Meski mengakui bahwa wanita dalam video tersebut agak mirip, Jusuf melihat tetap ada perbedaan antara wanita yang ada dalam video tersebut dengan istrinya. Perbedaannya, lanjutnya, terletak pada fisik kedua wanita itu. Namun, ia tak mau membeberkan soal perbedaan yang dimaksudnya.

“Kayaknya tidak dibicarakan untuk umum. Itu kan sifatnya pribadi. Tapi, ada perbedaan,” cetusnya.

Sejauh ini, masih aku Jusuf rumah tangganya dengan presenter acara gosip Insert itu terbilang harmonis. Apalagi, setelah dirinya dan Cut Tari dikaruniai seorang putri.

“Hubungan saya dengan Tari baik-baik saja, terlebih setelah adanya anak ini. Sampai sekarang saya tidak merasa ada masalah dengan Tari. Mudah-mudahan seterusnya,” ucapnya.

Jusuf mengaku sebelum kasus ini mencuat, sudah pernah ada video lain beredar. Yusuf Subrata, suami Cut Tari, mengaku belum tahu apa yang akan dilakukan. Namun Yusuf menegaskan tetap sayang pada istrinya itu.

“Saya tetap sayang sama istri saya,” kata Jusuf.

Menurut Jusuf, dia juga pernah mengalami kasus serupa. Yakni saat beberapa tahun lalu, temannya mengadu bahwa pernah melihat video mirip Cut Tari.

“Jadi sebelum kasus yang sekarang, pernah ada aduan istri saya dengan orang lain di sebuah klub, tapi video yang itu saya belum pernah lihat,” ujarnya.

Jusuf mengaku kaget setelah melihat video tersebut. Namun, Yusuf masih belum dapat memastikan apakah tokoh perempuan di video itu adalah istrinya.

“Nanti lihat ke depannya. Karena belum tahu itu benar istri saya atau bukan. Kalau memang mirip, kalian bisa nilai sendirilah,” ujarnya sambil terlihat matanya berkaca-kaca.

Video mirip Tari dan Ariel itu mulai beredar di internet pada Selasa 8 Juni dinihari. Video tersebut berdurasi sekitar 8 menit 45 detik. Dalam video itu wanita mirip Tari itu terlihat menggunakan cincin di jari manis tangan kirinya.

Jusuf dan Cut Tari telah menikah sejak 2004. Pasangan itu dikaruniai satu orang anak.

Sementara itu, Cut Tari saat beredar isu heboh ini sedang berada di Bali.

“Sekarang Cut Tari di Bali, dia izin ada acara di sana,” kata Jusuf.

99 Persen Mirip Praktisi IT, Abimanyu Wahjoewidajat tertarik untuk menganalisa video seks mirip Cut Tari dan Ariel. Dari hasil analiasa yang dilakukannya itu, Abimanyu menyimpulkan 99 persen wanita di video itu mirip dengan presenter infotainment ‘Insert’ tersebut.

“Kemiripan dengan Cut Tari dari potongan orang biasa pun sudah bisa melihatnya. Dari mata dan hidung kita cocokkan 99 % mirip Cut Tari,” kata Abimanyu saat ditemui di Cilandak Town Square, Cilandak, Jakarta selatan, Selasa 8 Juni 2010.

Bahkan, karena kemiripannya dengan Cut Tari, Abimanyu menyarankan kepada wanita yang mirip Cut Tari itu untuk melamar jadi bintang sinetron saja.

“Baiknya dia melamar jadi bintang sinetron saja,” ucapnya sambil tertawa.

Pria yang akrab disapa Abah ini menambahkan dirinya belum bisa menerka di mana tempat dan waktu saat video itu dibuat. (Kc)

Polri: Stop Peredaran Video "Artis"

JAKARTA, KOMPAS.com — Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri telah memerintahkan semua direktur reserse kriminal di semua kepolisian daerah di Indonesia untuk menghentikan penyebaran dua video seks yang melibatkan pria mirip Nazriel Irham alias Ariel dan dua perempuan mirip presenter Luna Maya dan Cut Tari.

"Semua direktur reskrim se-Indonesia kami mintakan supaya peredaran itu segera dihentikan," tegas Kepala Bareskrim Polri Komjen Ito Sumardi di Gedung PTIK, Jakarta, Rabu (9/6/2010).

Ito menegaskan, ia juga memerintahkan jajarannya untuk menindak pihak-pihak yang menyebarluaskan dua video itu. "Kita berharap agar masyarakat juga bisa membantu polisi apabila menemukan sumber-sumber pengedaran video porno tersebut," ucap Ito.

Seperti diberitakan, Bareskrim Polri telah melayangkan surat panggilan kepada Ariel, Luna, dan Cut Tari untuk dimintai keterangan. Namun, belum ditentukan agenda pemeriksaan karena penyidik masih menunggu jawaban dari ketiganya. (SAN)

Read More

JAKARTA, KOMPAS.com — Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri telah memerintahkan semua direktur reserse kriminal di semua kepolisian daerah di Indonesia untuk menghentikan penyebaran dua video seks yang melibatkan pria mirip Nazriel Irham alias Ariel dan dua perempuan mirip presenter Luna Maya dan Cut Tari.

"Semua direktur reskrim se-Indonesia kami mintakan supaya peredaran itu segera dihentikan," tegas Kepala Bareskrim Polri Komjen Ito Sumardi di Gedung PTIK, Jakarta, Rabu (9/6/2010).

Ito menegaskan, ia juga memerintahkan jajarannya untuk menindak pihak-pihak yang menyebarluaskan dua video itu. "Kita berharap agar masyarakat juga bisa membantu polisi apabila menemukan sumber-sumber pengedaran video porno tersebut," ucap Ito.

Seperti diberitakan, Bareskrim Polri telah melayangkan surat panggilan kepada Ariel, Luna, dan Cut Tari untuk dimintai keterangan. Namun, belum ditentukan agenda pemeriksaan karena penyidik masih menunggu jawaban dari ketiganya. (SAN)

Penyebar Video Bisa Dilacak

JAKARTA, KOMPAS.com -- Pakar telematika Abimanyu Wachjoewidajat mengatakan bahwa penyebar video-video porno yang menampilkan sosok-sosok mirip Nazriel Ihram alias Ariel, Luna Maya, dan Cut Tari, masih bisa dilacak keberadaannya.

"Mungkin, kalau di situs Indonesia bisa, karena masih mudah dilakukan," ujar Abimanyu ketika diwawancara di Jakarta, Selasa (8/6/2010). "Bisa dilihat dari peng-upload-nya," ujarnya lagi.

Tapi, lanjut Abimanyu, kalau peredaran tersebut dimulai dari luar negeri, penyebarnya sulit dilacak. "Tapi, bisa mudah jika ada bantuan dari pihak YouTube," katanya.

Abimanyu menduga, penyebar video-video tersebut merupakan orang dekat Ariel. "Masih ada kemungkinan, karena koleksi video ini dan yang sebelumnya ada di kamera yang berbeda, di-upload oleh orang yang berbeda. Bisa dibilang, pelakunya orang dekat," katanya lagi.

Selain menganalisa ketiga video yang sudah beredar tersebut, Abimanyu juga mengkhawatirkan akan terjadi hal serupa atas puluhan video yang diduga belum sempat diunggah. "Setelah kasus Luna Maya ter-blow up, saya melihat ada unsur kesengajaan. Karena melihat kesengajaan, saya menghawatirkan akan ada wajah-wajah yang lain," tuturnya.

Kekhawatiran Abimanyu itu tentu saja merujuk kepada belum terungkapnya siapa pelaku penyebar ketiga video itu. "Sampai sekarang pelakunya belum (terungkap). Tapi, saya mempunyai keyakinan polisi akan melakukan pencarian. Untuk terdeteksi atau ditangkap, antara ya dan tidak," tuturnya lagi. (FAN)

Read More

JAKARTA, KOMPAS.com -- Pakar telematika Abimanyu Wachjoewidajat mengatakan bahwa penyebar video-video porno yang menampilkan sosok-sosok mirip Nazriel Ihram alias Ariel, Luna Maya, dan Cut Tari, masih bisa dilacak keberadaannya.

"Mungkin, kalau di situs Indonesia bisa, karena masih mudah dilakukan," ujar Abimanyu ketika diwawancara di Jakarta, Selasa (8/6/2010). "Bisa dilihat dari peng-upload-nya," ujarnya lagi.

Tapi, lanjut Abimanyu, kalau peredaran tersebut dimulai dari luar negeri, penyebarnya sulit dilacak. "Tapi, bisa mudah jika ada bantuan dari pihak YouTube," katanya.

Abimanyu menduga, penyebar video-video tersebut merupakan orang dekat Ariel. "Masih ada kemungkinan, karena koleksi video ini dan yang sebelumnya ada di kamera yang berbeda, di-upload oleh orang yang berbeda. Bisa dibilang, pelakunya orang dekat," katanya lagi.

Selain menganalisa ketiga video yang sudah beredar tersebut, Abimanyu juga mengkhawatirkan akan terjadi hal serupa atas puluhan video yang diduga belum sempat diunggah. "Setelah kasus Luna Maya ter-blow up, saya melihat ada unsur kesengajaan. Karena melihat kesengajaan, saya menghawatirkan akan ada wajah-wajah yang lain," tuturnya.

Kekhawatiran Abimanyu itu tentu saja merujuk kepada belum terungkapnya siapa pelaku penyebar ketiga video itu. "Sampai sekarang pelakunya belum (terungkap). Tapi, saya mempunyai keyakinan polisi akan melakukan pencarian. Untuk terdeteksi atau ditangkap, antara ya dan tidak," tuturnya lagi. (FAN)

Suami Cut Tari Menjawab

VIVAnews - Video vulgar mirip Ariel dan Cut Tari beredar luas. Yusuf Subrata, suami Cut Tari, mengaku belum tahu apa yang akan dilakukan. Namun Yusuf menegaskan tetap sayang pada istrinya itu.

"Saya tetap sayang sama istri saya," kata Yusuf saat ditemui VIVAnews di kediamannya, Jalan Pondok Kelapa 12 nomor 9, Jakarta Timur, Selasa 8 Juni 2010.

Menurut Yusuf, dia juga pernah mengalami kasus serupa. Yakni saat beberapa tahun lalu, temannya mengadu bahwa pernah melihat video mirip Cut Tari. "Jadi sebelum kasus yang sekarang, pernah ada aduan istri saya dengan orang lain di sebuah klub, tapi video yang itu saya belum pernah lihat," ujarnya.

Yusuf mengaku kaget setelah melihat video tersebut. Namun, Yusuf masih belum dapat memastikan apakah tokoh perempuan di video itu adalah istrinya.

"Nanti lihat ke depannya. Karena belum tahu itu benar istri saya atau bukan. Kalau memang mirip, kalian bisa nilai sendirilah," ujarnya sambil terlihat matanya berkaca-kaca.

Video mirip Tari dan Ariel itu mulai beredar di internet pada Selasa 8 Juni dinihari. Video tersebut berdurasi sekitar 8 menit 45 detik. Dalam video itu wanita mirip Tari itu terlihat menggunakan cincin di jari manis tangan kirinya.

Yusuf dan Cut Tari telah menikah sejak 2004. Pasangan itu dikaruniai satu orang anak. (hs)

Read More

VIVAnews - Video vulgar mirip Ariel dan Cut Tari beredar luas. Yusuf Subrata, suami Cut Tari, mengaku belum tahu apa yang akan dilakukan. Namun Yusuf menegaskan tetap sayang pada istrinya itu.

"Saya tetap sayang sama istri saya," kata Yusuf saat ditemui VIVAnews di kediamannya, Jalan Pondok Kelapa 12 nomor 9, Jakarta Timur, Selasa 8 Juni 2010.

Menurut Yusuf, dia juga pernah mengalami kasus serupa. Yakni saat beberapa tahun lalu, temannya mengadu bahwa pernah melihat video mirip Cut Tari. "Jadi sebelum kasus yang sekarang, pernah ada aduan istri saya dengan orang lain di sebuah klub, tapi video yang itu saya belum pernah lihat," ujarnya.

Yusuf mengaku kaget setelah melihat video tersebut. Namun, Yusuf masih belum dapat memastikan apakah tokoh perempuan di video itu adalah istrinya.

"Nanti lihat ke depannya. Karena belum tahu itu benar istri saya atau bukan. Kalau memang mirip, kalian bisa nilai sendirilah," ujarnya sambil terlihat matanya berkaca-kaca.

Video mirip Tari dan Ariel itu mulai beredar di internet pada Selasa 8 Juni dinihari. Video tersebut berdurasi sekitar 8 menit 45 detik. Dalam video itu wanita mirip Tari itu terlihat menggunakan cincin di jari manis tangan kirinya.

Yusuf dan Cut Tari telah menikah sejak 2004. Pasangan itu dikaruniai satu orang anak. (hs)